TARGET-BERITA.com, Pinrang, Sulsel – Isu dugaan pelecehan siswa oleh seorang oknum guru di SMPN 1 Pinrang yang beredar di media sosial menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT SMPN 1 Pinrang, Hj. Nurliah, memberikan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta orang tua/wali siswa atas kegaduhan yang terjadi.
“Pertama, saya sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, serta orang tua/wali siswa atas kegaduhan ini,” ujar Hj. Nurliah saat ditemui, Minggu (14/9/2025).
Menurutnya, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Pinrang untuk membentuk tim penanganan khusus guna menelusuri kebenaran informasi yang beredar.
“Kami baru mendengar kabar ini, dan saat ini sementara melakukan kroscek serta evaluasi terhadap guru-guru tenaga pengajar di sekolah. Kami juga akan segera menggelar rapat bersama seluruh orang tua/wali siswa untuk memberikan kejelasan terkait permasalahan ini,” jelasnya.
Hj. Nurliah menegaskan, jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran oleh oknum guru, pihak sekolah tidak akan segan memberikan sanksi tegas, termasuk mengusulkan penonaktifan guru yang bersangkutan.
“Sanksi ini bukan tindakan melindungi, tetapi tindakan pembinaan. Kami akan mengikuti segala keputusan dari Kadisdik maupun proses hukum apabila terbukti,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa seorang pendidik seharusnya menjadi teladan bagi siswa. Ia juga mengimbau seluruh guru untuk lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan peserta didik, terutama di luar jam pelajaran.
“Selaku kepala sekolah, saya harus memastikan bahwa seluruh siswa aman dan suasana belajar tetap kondusif. Jika ada guru yang memanggil siswa di luar jam pelajaran, hal itu harus diwaspadai,” tutup Hj. Nurliah. (Rz)




















