TARGET-BERITA.com, Pangkep – Komisi II DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mempertegas komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal itu diwujudkan melalui kunjungan kerja ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI guna membahas peluang daerah kepulauan masuk dalam program nasional pembangunan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih.
Ketua Komisi II DPRD Pangkep, H. Muh. Lutfi Hanafi, SE, menyampaikan bahwa program tersebut membuka kesempatan besar bagi Pangkep untuk meningkatkan taraf hidup nelayan. Ia menjelaskan, setiap lokasi kampung nelayan modern akan mendapat dukungan anggaran sebesar Rp22 miliar dengan berbagai fasilitas penunjang.
“Kami berharap Pangkep bisa mendapatkan minimal lima titik pembangunan kampung nelayan. Program ini bisa menjadi jawaban atas persoalan klasik yang selama ini dihadapi masyarakat pesisir,” ujar Lutfi, Kamis (2/10/2025).
Ia menambahkan, salah satu syarat utama agar daerah dapat memperoleh alokasi program adalah penyediaan lahan sedikitnya satu hektar di setiap lokasi yang akan dijadikan kawasan kampung nelayan.
Adapun fasilitas yang disiapkan dalam program ini meliputi pelabuhan pendaratan ikan, cold storage, SPBU nelayan, mushalla, kantor pengelola, ruang pertemuan, tangki air bersih, hingga sarana pendukung lain. Menurut Lutfi, infrastruktur tersebut akan berdampak signifikan dalam meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan nelayan.
“Selama ini, nelayan kita masih terkendala penyimpanan hasil tangkapan, keterbatasan infrastruktur, hingga rendahnya harga jual ikan. Kehadiran cold storage, SPBU, dan pelabuhan yang representatif akan membantu menjaga kualitas hasil laut agar bernilai lebih tinggi,” jelasnya.
Sebagai daerah dengan garis pantai panjang dan puluhan pulau kecil yang mayoritas dihuni masyarakat nelayan, Pangkep dinilai memiliki potensi besar untuk memperoleh porsi lebih dalam program Kampung Nelayan Merah Putih.
Saat ini, DPRD bersama Pemerintah Daerah tengah mengidentifikasi titik-titik strategis yang akan diajukan ke KKP. Harapannya, Pangkep dapat segera ditetapkan sebagai salah satu penerima program, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat pesisir. (red)





















