TARGET-BERITA.com, Maros, Sulsel — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Muslim Maros (UMMA) menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebagai gerbang awal kaderisasi bagi calon anggota baru PMII, digelar di Kantor PCNU Maros, Jl. Flamboyan, Kel. Pettuadae, Kec. Turikale, Kab. Maros, Jum’at (19/12).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, serta kesadaran intelektual bagi mahasiswa baru.
MAPABA tersebut turut dihadiri oleh Ikatan Alumni (IKA) PMII Kabupaten Maros yang diwakili oleh Sahabat Muh. Haedir Idris yang dalam sambutannya menegaskan bahwa PMII bukan sekadar organisasi, melainkan ruang pembelajaran dan pembentukan karakter.
Menurutnya, PMII adalah tempat di mana sahabat-sahabat ditempa untuk belajar membaca realitas, mengasah nalar kritis, serta membangun kepekaan sosial.
“PMII adalah ruang dialektika, tempat kita belajar bukan hanya tentang organisasi, tetapi tentang kehidupan. Di sinilah proses menjadi manusia yang berpikir, peduli, dan bertanggung jawab itu dimulai,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa proses di PMII akan membentuk keberanian intelektual dan integritas moral kader dalam menghadapi tantangan zaman kedepan.
Kegiatan MAPABA ini secara resmi dibuka oleh Ketua Cabang PMII Kabupaten Maros, Sahabat Muhammad Saleh.
Dalam sambutannya, ia menyambung pesan dari IKA PMII dengan menekankan bahwa PMII merupakan jalan awal bagi mahasiswa untuk mengenal jati dirinya.
“Karena PMII lah yang mengantarkan kita untuk mengenal diri, mengenal dari mana kita berpijak, dan ke mana arah perjuangan kita. Dari proses kaderisasi inilah kesadaran itu tumbuh,”
Sementara itu, Ketua PMII Komisariat UMMA, Sahabati Juliani, juga dalam sambutannya menegaskan pentingnya ruang belajar di luar bangku perkuliahan. Ia menyampaikan bahwa mengandalkan ruang kelas semata tidaklah cukup untuk membentuk kualitas diri mahasiswa.
“Ruang perkuliahan penting, tetapi tidak akan cukup jika kita hanya bergantung pada bangku kuliah. Kita perlu belajar lebih luas dari itu, karena kualitas diri hari ini akan menentukan arah masa depan kita,” ujarnya. Ia berharap MAPABA menjadi titik awal bagi kader PMII UMMA untuk terus bertumbuh, belajar, dan berproses secara konsisten.
Melalui pelaksanaan MAPABA ini, PMII Komisariat UMMA meneguhkan komitmennya dalam mencetak kader yang berintegritas dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi awal lahirnya generasi kader PMII yang siap berkontribusi bagi kampus, masyarakat, dan bangsa. (AR)





















