Maros – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Komunitas Kafe Marusu menggelar berbagai perlombaan yang berlangsung sejak 9 hingga 12 Agustus 2026 di kawasan eks Kompleks Terminal Marusu, Kabupaten Maros.
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari tersebut menghadirkan sejumlah perlombaan tradisional dan permainan strategi, di antaranya domino, kartu jenderal, sambung tulang, dan permainan dam. Total sebanyak 80 peserta turut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Berdasarkan data panitia, peserta permainan dam diikuti oleh 8 orang, sambung tulang 30 orang, kartu jenderal 24 orang, serta domino 20 orang. Seluruh rangkaian lomba ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang pada Rabu (12/8/2026).
Pada cabang permainan dam dan domino, Irwan berhasil meraih gelar juara. Sementara itu, pada cabang kartu jenderal dan sambung tulang, gelar juara diraih oleh Asri. Keberhasilan para peserta tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya perlombaan.
Panitia kegiatan menyampaikan bahwa penyelenggaraan lomba tidak hanya bertujuan untuk mencari pemenang, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dan anggota komunitas. Melalui kegiatan yang dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan, masyarakat diajak untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang menjadi nilai luhur bangsa Indonesia.
Momentum peringatan HUT Kemerdekaan RI juga dimanfaatkan sebagai sarana menumbuhkan rasa nasionalisme, khususnya di kalangan generasi muda. Nilai sportivitas, kerja sama, disiplin, dan saling menghormati yang tercermin dalam setiap pertandingan dinilai sejalan dengan semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.
Sejumlah tokoh masyarakat dan warga yang hadir memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Mereka menilai perlombaan yang dikemas secara sederhana namun penuh makna mampu menjadi wadah memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat serta menjaga tradisi perayaan kemerdekaan yang positif dan edukatif.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan tersebut, Komunitas Kafe Marusu berharap semangat persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air dapat terus tumbuh dalam kehidupan bermasyarakat, sehingga nilai-nilai perjuangan kemerdekaan tidak hanya diperingati setiap tahun, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (red)
























