TARGET BERITA.com, Maros, Sulsel – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, tiga institusi di Kabupaten Maros bersinergi dalam aksi sosial nyata. PLN ULP Maros, Polres Maros, dan Baznas Maros bekerja sama melakukan program bedah rumah sekaligus penyambungan listrik gratis untuk warga kurang mampu.
Kegiatan ini menyasar warga prasejahtera yang belum memiliki rumah layak huni dan akses listrik memadai. Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Nasira (52), warga Kabupaten Maros, yang kini bisa menempati rumah baru yang lebih layak, lengkap dengan instalasi listrik yang aman dan gratis.
Kepala Polres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr. Opsla, turut mendukung penuh program ini sebagai bagian dari pelayanan dan pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara.
“Ini adalah bentuk sinergi yang bermanfaat nyata bagi masyarakat. Polri ingin hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas kebutuhan dasar masyarakat,” ujar AKBP Douglas.
Manager PLN ULP Maros, Sadrach, juga menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen PLN dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
“PLN hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan memberikan bantuan listrik gratis. Ini bentuk komitmen kami bersama Polres Maros dan Baznas Maros untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Maros, Ansar Taufik, menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari optimalisasi dana zakat dan infak untuk membantu warga kurang mampu agar bisa hidup lebih layak dan sejahtera.
Kapan dan di mana aksi ini dilakukan?
Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-79 pada Juni 2025 dan berlangsung di beberapa titik wilayah Kabupaten Maros yang menjadi prioritas berdasarkan data warga tidak mampu.
Mengapa kolaborasi ini penting?
Kolaborasi lintas lembaga ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong antara pemerintah, BUMN, dan lembaga sosial bisa memberi dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Selain menyelesaikan masalah sosial, inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk terlibat dalam kegiatan serupa.
Program ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi bagian dari gerakan sosial yang lebih luas dalam upaya mewujudkan Kabupaten Maros yang lebih sejahtera dan merata. (Fandi/red)*




















