TARGET-BERITA.com, Pangkep, 6 Agustus 2025 — Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Desa Barabatu, Kecamatan Labakkang, berhasil lolos sebagai perwakilan Kabupaten Pangkep sekaligus Provinsi Sulawesi Selatan dalam ajang Lomba Pemuda Pelopor Desa Tingkat Nasional Tahun 2025.
Kompetisi prestisius ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Tujuannya adalah mendorong tumbuhnya pemuda desa yang aktif, inovatif, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.
Penilaian tingkat nasional dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom, mulai Senin hingga Kamis, 4–7 Agustus 2025. Proses seleksi ini diikuti dari Ruang Rapat Kantor Bupati Pangkep.
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pangkep, Zulfadly, menjelaskan bahwa keterlibatan Desa Barabatu merupakan bagian dari program nasional bertema desa tematik, yang melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).
“Ini adalah desa kedua dari Pangkep yang berhasil masuk ajang nasional. Sebelumnya, Desa Pitue berpartisipasi dalam Lomba Desa Peduli Perempuan dan Anak. Kini giliran Desa Barabatu yang mewakili Sulsel untuk kategori Pemuda Pelopor,” ujar Zulfadly.
Ia juga menekankan pentingnya inisiatif pemuda dalam membangun kebudayaan lokal. “Kita harap ini menjadi momentum untuk terus mendorong lahirnya pemuda yang aktif mengisi ruang seni dan budaya di Pangkep,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Barabatu, Haris, menyampaikan rasa bangga dan optimisme atas pencapaian yang telah diraih warganya.
“Insyaallah bisa masuk tiga besar tingkat nasional,” ucapnya penuh harap.
Dalam lomba ini, Desa Barabatu diwakili oleh Shofiyyah Asmi Ramadhani, seorang pemudi yang aktif dalam bidang seni dan budaya. Ia mengangkat kiprah Sanggar Seni Masagena, sebuah komunitas kreatif pemuda Barabatu yang giat melestarikan budaya lokal.
“Dua tahun terakhir ini, anak-anak dari sanggar Masagena sudah tampil di berbagai kegiatan budaya seperti Mappadendang,” ungkap Shofiyyah.
Selain rutin tampil dalam acara budaya, para anggota sanggar juga aktif mengikuti berbagai lomba seni dan pertunjukan. Ia menyatakan telah memberikan yang terbaik dalam penjurian tingkat nasional.
“Apapun hasilnya, saya sudah menampilkan yang terbaik. Semoga Pangkep bisa ke Jakarta untuk menerima penghargaan,” tutupnya. (red)




















