TARGET-BERITA.com, Pangkep – Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, terpilih mewakili Sulawesi Selatan pada Penilaian Desa Berkinerja Baik Percepatan Penurunan Stunting 2025 yang digelar Kementerian Desa PDTT.
Penilaian dilakukan berjenjang dari tingkat kabupaten hingga nasional. Tahun ini, Desa Taraweang lolos setelah melalui verifikasi dokumen dan wawancara virtual pada 11–13 Agustus 2025.
Camat Labakkang, Bahri, memaparkan jumlah balita di Desa Taraweang mencapai 335 anak, dengan 33 di antaranya (9 persen) teridentifikasi stunting, turun dibanding tahun lalu. Desa ini mengandalkan tujuh inovasi, seperti Geriting Mantul, Garpu Bali, hingga Gaspol Dong untuk mendorong penurunan stunting.
Pada 2024, desa mengalokasikan Rp312 juta untuk program stunting, meningkat menjadi Rp429 juta pada 2025 dengan tambahan layanan remaja, pemeriksaan USG, hingga pembangunan sanitasi sumur bor.
Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Pangkep, Andi Ombong Sapada, menyebut Desa Taraweang terpilih karena unggul pada enam indikator, termasuk pemanfaatan dana desa, inovasi, dan pelaksanaan rembuk stunting.
“Harapannya KPM tak hanya menginput data, tapi juga menjadi motivator agar stunting terus menurun,” ujarnya. (AB)




















