TARGET-BERITA.com, Makassar, Sulsel — Kabupaten Maros kembali menorehkan capaian positif di bidang kesehatan masyarakat. Daerah ini dinobatkan sebagai kabupaten dengan penurunan angka stunting tertinggi di Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam kegiatan Fasilitasi Internalisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) ke dalam RPJMD 2025–2029 bagi pemerintah daerah, yang digelar pada 15–17 Desember 2025 di Hotel Swiss Bell Inn, Makassar.
Kegiatan ini diikuti oleh tiga kabupaten, yakni Maros, Sidenreng Rappang (Sidrap), dan Takalar. Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, hadir langsung mewakili Pemerintah Kabupaten Maros dalam agenda tersebut.
Dalam forum itu, Kabupaten Maros menerima apresiasi atas keberhasilannya menekan angka stunting secara signifikan. Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari kerja bersama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga dukungan masyarakat dalam program percepatan penurunan stunting.
Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan komitmen seluruh pihak yang terlibat.
“Capaian ini merupakan buah dari kerja keras bersama, baik dari jajaran pemerintah, pemangku kepentingan, maupun seluruh elemen yang selama ini mendukung upaya penurunan stunting di Maros. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja ke depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen untuk terus mengintegrasikan pembangunan kependudukan ke dalam dokumen perencanaan daerah, khususnya RPJMD 2025–2029, sebagai upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Melalui kegiatan fasilitasi tersebut, diharapkan sinergi antar pemerintah daerah semakin kuat dalam merumuskan kebijakan kependudukan yang terarah, sekaligus mendukung target nasional percepatan penurunan angka stunting. (WS)




















