TARGET-BERITA.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Jumat, 16 Januari 2026. Dalam rilis resminya, BMKG menyebut potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, disertai angin kencang di beberapa daerah.
Peringatan dini ini disusun berdasarkan akumulasi curah hujan harian tertinggi dalam satu provinsi sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
BMKG membagi peringatan dini cuaca ke dalam beberapa kategori, yakni Waspada, Siaga, serta peringatan potensi angin kencang. Untuk periode 16 Januari 2026, BMKG memastikan tidak ada wilayah yang masuk dalam kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Adapun wilayah yang masuk dalam Status Waspada atau berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi Sumatera Barat, Riau, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Selain itu, kondisi serupa juga diprakirakan terjadi di Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, serta Papua Tengah.
Sementara itu, Status Siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat ditetapkan untuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Papua Pegunungan. Wilayah-wilayah tersebut dinilai memiliki potensi curah hujan yang lebih signifikan dibandingkan daerah lainnya.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk sejumlah wilayah, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara.
Sehubungan dengan kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir, tanah longsor, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem. Masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan layanan Call Center 196. (*)






















