TARGET-BERITA.com, Maros, Sulsel — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Maros sukses menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-IX yang berlangsung di Gedung PD DDI Maros, Sabtu (25/1/2026). Forum tertinggi organisasi di tingkat cabang ini menjadi ruang evaluasi, regenerasi kepemimpinan, serta peneguhan arah gerak organisasi ke depan.
Konfercab IX berlangsung dalam suasana khidmat dan dinamis, diwarnai diskusi serta proses persidangan yang mencerminkan nilai-nilai demokrasi, intelektualitas, dan tradisi organisasi mahasiswa.
Melalui mekanisme pemilihan yang demokratis, M. Alif Al Isra resmi terpilih sebagai Ketua Umum PMII Cabang Maros masa khidmat 2026–2027. Pemilihan tersebut merupakan hasil kesepakatan forum setelah seluruh tahapan sidang organisasi dilalui sesuai aturan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Alif menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan mendatang adalah penguatan sistem kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, kaderisasi merupakan fondasi utama dalam menjaga kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan gerakan PMII.
“Sebagai organisasi berbasis kader, penguatan sistem kaderisasi yang berkesinambungan menjadi prioritas utama. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kader PMII,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan berpikir dan keteguhan nilai. PMII, kata Alif, harus tetap menjadi ruang pembentukan kader yang kritis, beretika, dan berorientasi pada perjuangan kemanusiaan.
“Gerakan kader harus berpikir maju tanpa tercerabut dari nilai Ahlussunnah wal Jamaah, bersuara tegas dengan tetap menjunjung adab, serta berjuang tanpa merendahkan martabat manusia,” katanya.
Lebih lanjut, Alif menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh kader PMII Cabang Maros. Ia berkomitmen menjalankan amanah kepemimpinan secara bertanggung jawab sesuai nilai dan tujuan organisasi.
Konfercab IX PMII Maros tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga ajang konsolidasi ideologis dan penguatan komitmen organisasi sebagai wadah kaderisasi, perjuangan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dalam forum yang sama, Sahabati Hasbiah juga terpilih sebagai Ketua Korps PMII Putri (Kopri) Cabang Maros, menandai komitmen organisasi dalam mendorong peran strategis kader perempuan dalam gerakan PMII.
Dengan kepemimpinan baru ini, PMII Cabang Maros diharapkan semakin solid dalam membangun tradisi intelektual, memperkuat kaderisasi, serta mampu menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan. (Ar)






















