TARGET-BERITA.COM, Pangkep — Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menggelar rapat kerja (raker) di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Pangkep, Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Ahad (1/2/2026).
Raker yang berfokus pada penyusunan rancangan program kerja itu mengusung tema “Optimalisasi strategi dakwah Islam berkemajuan.” Kegiatan ini menjadi tindak lanjut setelah pelantikan pengurus KMM Pangkep periode 2026–2029 yang telah terbentuk beberapa waktu lalu.
Acara dibuka Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pangkep, Abd. Muis AE, dan dihadiri jajaran pimpinan daerah beserta organisasi otonom Muhammadiyah. Raker diikuti segenap pengurus KMM di bawah kepemimpinan Husain Mustafa yang kembali dipercaya sebagai ketua.
Dalam sambutannya, Husain Mustafa menegaskan jati diri Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berorientasi dakwah amar makruf nahi munkar serta tajdid, bersumber pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan bertujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. “Hakikat dan jati diri Muhammadiyah itu adalah sebuah gerakan berbasis agama, bukan gerakan sekuler,” ujarnya.
Ia juga menguraikan gagasan “Islam Berkemajuan” sebagai perspektif peradaban yang bertumpu pada nilai-nilai agama (din). Semangat amar makruf nahi munkar dalam dakwah Islam juga kerap dirujuk pada QS Ali ‘Imran ayat 104 tentang adanya kelompok yang menyeru kepada kebajikan, mengajak pada yang makruf, dan mencegah yang mungkar.
Sementara itu, Abd. Muis AE dalam amanahnya berharap raker ini memperkuat kolaborasi KMM dengan PDM dalam membangun Muhammadiyah dan umat ke depan dan belajar dari apa yang didengar dari para pendakwah lain.
“Semoga dari hasil Raker ini seluruh mubaligh dalam kiprahnya berdakwah agar para jamaah ada yang dibawa pulang dari apa yang didengar dari khotib atau ceramah dakwahnya yang dibawakan tersebut,” Harapnya.
Ia menekankan pentingnya dakwah yang efektif dan “membekas” bagi jamaah, termasuk melalui penyampaian yang ringkas namun bermakna, serta mendorong para mubaligh agar dakwahnya semakin diterima dengan baik di tengah masyarakat. (Saiful)






















