TARGET-BERITA.com, Pangkep, Sulsel — PT Semen Tonasa menutup rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 di lingkungan Semen Indonesia Group (SIG). Kegiatan penutupan berlangsung di Auditorium Kantor Pusat perusahaan, Jumat (13/2/2026), dan menjadi momentum penguatan budaya keselamatan di area operasional.
Acara tersebut dihadiri Direktur Operasi SIG Reni Wulandari, Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, Direktur Operasi PT Semen Tonasa Mochamad Alfin Zaini, serta sejumlah jajaran manajemen. Hadir pula Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi Perum LPPNPI (AirNav Indonesia), Nurchahyo Utomo, sebagai pembicara kunci dalam webinar SELARAS (SHE Learn & Share) bertema “To Err is Human”.
Kegiatan ini juga diikuti perwakilan Basarnas Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran Pangkep, peserta SIG Meeting dan SIG Challenge, serta insan SIG yang mengikuti secara luring maupun daring.
Ketua Panitia Bulan K3 2026, Yosi Reapradana, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Bulan K3 menjadi sarana internalisasi nilai keselamatan di seluruh lini operasional perusahaan.
“Manajemen berharap melalui peringatan Bulan K3 ini seluruh karyawan semakin menjadikan K3 sebagai budaya kerja, bukan sekadar kewajiban, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menekankan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam operasional perusahaan. Menurutnya, manusia merupakan elemen terpenting dalam setiap proses bisnis.
“Target produksi dan kinerja keuangan memang penting, tetapi proses mencapainya harus tetap mengedepankan keselamatan. Teknologi dan sistem yang baik harus didukung perilaku dan kesadaran setiap individu,” kata Anis.
Sementara itu, Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menyampaikan bahwa Bulan K3 Nasional menjadi momen refleksi atas implementasi sistem keselamatan kerja. Ia menyebut, pada 2025 SIG mencatatkan capaian zero recordable fatality di seluruh area operasional.
“Capaian tersebut perlu dipertahankan melalui partisipasi aktif seluruh insan perusahaan dan penguatan safety leadership,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, perusahaan juga meluncurkan 20 Corporate Life Saving Rules terbaru sebagai penguatan sistem keselamatan berbasis risiko. Selain itu, diperkenalkan desain wearpack baru dengan kombinasi warna biru dan hijau yang merepresentasikan komitmen terhadap keselamatan dan keberlanjutan.
Peluncuran ditandai dengan pemakaian simbolis wearpack kepada perwakilan karyawan, serta penyerahan penghargaan SHE Challenge dan lomba Bulan K3 2026. Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan bendera pelaksanaan Bulan K3 Nasional berikutnya kepada perwakilan PT Semen Baturaja yang akan menjadi tuan rumah selanjutnya.
Manajemen menegaskan, berakhirnya Bulan K3 Nasional 2026 bukan akhir dari komitmen terhadap keselamatan kerja, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan operasional perusahaan berjalan aman dan bertanggung jawab. (AB)




















