TARGET-BERITA.com, Maros, Sulsel – Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, secara resmi menyerahkan bantuan bibit jagung kepada Pengurus Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Kabupaten Maros. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan elemen pemuda dalam mendukung program ketahanan pangan.
Penyerahan bantuan dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap prioritas nasional di sektor pangan, khususnya dalam mendorong ketersediaan bahan pangan di tingkat lokal. Kapolres Maros menyampaikan apresiasi kepada IKA-PMII yang dinilai aktif terlibat dalam isu-isu kerakyatan.
“Kami mengapresiasi langkah IKA-PMII Maros yang terjun langsung menyentuh persoalan masyarakat, khususnya dalam upaya mendorong kedaulatan pangan. Ini sejalan dengan visi Polri dalam mendukung ketahanan pangan,” ujar AKBP Douglas Mahendrajaya.
Ia menegaskan bahwa bantuan bibit jagung tersebut tidak hanya bersifat material, tetapi juga merupakan bentuk dukungan moral bagi organisasi kepemudaan yang berkomitmen terhadap penguatan sektor pangan.
Sebagai tindak lanjut, Polres Maros bersama IKA-PMII dijadwalkan melaksanakan kegiatan penanaman jagung sekaligus peluncuran Program “Sahabat Pangan”. Kegiatan ini rencananya akan dipusatkan di Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros.
Ketua IKA-PMII Maros, Abrar Rahman, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai dukungan dari Polres Maros menjadi dorongan positif bagi pelaksanaan program organisasi.
“Dengan adanya bantuan bibit jagung ini, kami optimistis program di Mallawa dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Kabupaten Maros,” ujarnya.
Abrar juga berharap sinergi antara kepolisian dan organisasi kepemudaan dapat terus berlanjut dan diperluas ke berbagai sektor pembangunan lainnya.
Menurutnya, penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung cita-cita menjadikan Kabupaten Maros sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar pangan serta mendorong peningkatan kesejahteraan di tingkat lokal. (red)






















