Maros — Menanggapi informasi yang beredar mengenai dugaan adanya pungutan untuk kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia di kawasan Pasar Panjallingan, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, perlu disampaikan klarifikasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan kepada pihak terkait, kegiatan pengumpulan partisipasi tersebut merupakan bentuk dukungan dan gotong royong warga serta pedagang dalam rangka menyukseskan rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Partisipasi yang diberikan bersifat sukarela dan ditujukan untuk kepentingan bersama, seperti pelaksanaan kegiatan kebersamaan, dekorasi lingkungan, perlombaan, serta berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang menjadi tradisi dalam menyambut hari kemerdekaan.
Pihak terkait menegaskan bahwa tidak ada kebijakan resmi yang mengharuskan masyarakat atau pedagang memberikan sejumlah uang tertentu. Setiap bentuk partisipasi diharapkan dilakukan secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing dan tidak boleh disertai unsur paksaan.
Kelurahan Bontoa juga mengapresiasi perhatian masyarakat yang menyampaikan masukan dan meminta klarifikasi atas informasi yang berkembang. Sikap kritis masyarakat merupakan bagian dari upaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan kegiatan di lingkungan masyarakat.
Untuk menghindari munculnya informasi yang tidak utuh, masyarakat diimbau agar terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak terkait sebelum menyimpulkan suatu informasi. Apabila terdapat oknum yang bertindak di luar ketentuan atau mengatasnamakan instansi tertentu tanpa kewenangan, masyarakat dapat melaporkannya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan dalam semangat gotong royong, kebersamaan, dan partisipasi warga dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga suasana kondusif dan persatuan di tengah masyarakat tetap terjaga. (red)
























