TARGET-BERITA.com, Maros – Kecelakaan kembal terjadi di simpangan poros Maros–Bone, kawasan Mamminasata, yang selama ini dikenal rawan insiden lalu lintas. Peristiwa terbaru terjadi pada Selasa malam, 4 November 2025, sekitar pukul 20.30 WITA, melibatkan mobil Grand Max dan Mitsubishi Xpander. Akibat tabrakan tersebut, dilaporkan ada korban yang mengalami luka serius.
Warga sekitar menilai simpangan tersebut sudah lama menjadi titik rawan kecelakaan karena pertemuan enam ruas jalan tanpa pengaturan lalu lintas yang jelas. Minimnya penerangan jalan serta ketiadaan lampu merah membuat pengendara sering saling berebut jalur, terutama pada malam hari.
“Sudah sejak lama saya bersuara tentang kondisi jalan Mamminasata, terutama simpangan poros Maros–Bone. Penerangan kurang, tidak ada lampu lalu lintas, dan pengendara sering saling berebut jalan. Sekarang terjadi lagi kecelakaan, ada korban lagi,” tutur salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Rabu (5/11/2025).
Ia menambahkan, situasi di titik tersebut kerap membingungkan pengendara, baik warga lokal maupun dari luar daerah. Banyak pengendara yang tidak tahu siapa yang harus didahulukan ketika melintas di simpangan tersebut.
Pantauan di lokasi menunjukkan, arus kendaraan di titik itu cukup padat pada jam sibuk. Pengendara yang datang dari arah Bone maupun Makassar sering kali harus berhenti lama karena tidak adanya pengatur lalu lintas maupun rambu prioritas jalan.
Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Maros, segera melakukan langkah nyata untuk mengurangi potensi kecelakaan. Beberapa solusi yang diusulkan warga antara lain pemasangan lampu lalu lintas, rambu peringatan, serta peningkatan penerangan jalan umum di area simpangan tersebut.
“Jangan tunggu ada korban lagi baru bertindak. Ini sudah berulang kali terjadi,” tegas warga lainnya. (Arm)























