TARGET BERITA.com, PANGKEP — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) turut ambil bagian dalam peluncuran Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang digelar melalui telekonferensi video Zoom Meeting dari Convention Hall Masjid Walidah Dahlan Universitas Aisyiyah (Unisa), Yogyakarta, Rabu (25/6/2025) bertepatan dengan 29 Dzulhijjah 1446 H.
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pola Pusdam, Jl. Sultan Hasanuddin, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene. Peluncuran KHGT tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah No. 882/1.0/A/2025 tentang Undangan Launching KHGT secara daring serentak di seluruh Indonesia dan berbagai negara di dunia.
Sekretaris PDM Pangkep, Usman Amin, yang hadir didampingi Ketua PDM H. Abd. Muis, mengatakan bahwa kegiatan ini dihadiri oleh jajaran anggota PDM Pangkep, Majelis dan Lembaga, Pimpinan Cabang dan Ranting Muhammadiyah se-kabupaten, Ortom tingkat daerah, pimpinan amal usaha Muhammadiyah, serta warga dan simpatisan.
“Launching KHGT ini bertujuan menyatukan kalender Islam secara global. Kami menyambut positif upaya ini sebagai langkah awal untuk menyatukan perbedaan awal bulan hijriah antarumat Islam dunia,” ujar Usman.
Sementara itu, Irwan Mustafa, anggota PDM yang juga Kepala SMA Muhammadiyah Pangkep, menilai KHGT sebagai solusi penting atas perbedaan penetapan kalender hijriah yang selama ini terjadi.
“Ada utang perbedaan umat Islam yang harus dibayar, yaitu menyepakati satu sistem kalender bersama. KHGT adalah spirit ‘satu hari satu tanggal’ untuk seluruh umat Islam dunia,” tegasnya.
Peluncuran KHGT secara nasional dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Acara ini juga diikuti oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah, para duta besar dan perwakilan negara sahabat, serta seluruh pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah dari tingkat pusat hingga wilayah.
Ketua Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Pangkep, Ustaz Husain Mustafa, menambahkan bahwa KHGT berbasis pada metode hisab hakiki kontemporer, yakni pendekatan astronomi modern dalam menentukan awal bulan hijriah.
“KHGT ini adalah upaya ilmiah yang terinspirasi oleh nilai-nilai keimanan, guna membangun persatuan umat Islam melalui standarisasi kalender hijriah, yang selama ini masih menjadi titik sensitif,” jelasnya.
KHGT diharapkan menjadi tonggak sejarah dalam menyatukan kalender Islam global, menciptakan keseragaman waktu ibadah dan perayaan hari besar keagamaan di seluruh dunia. (Anwar Bro)




















