TARGET BERITA.com, Pangkep, Sulsel — Target berita.com Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Muhammad Anwar, menyoroti rencana pelaksanaan program retret yang ditujukan khusus bagi para kepala desa di daerah tersebut.
Program tersebut dijadwalkan berlangsung pada 20–24 Juni 2025, berlokasi di Balai Diklat Kehutanan, Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.
Kritik itu disampaikan Muhammad Anwar yang akrab disapa Anwar Bro, yang juga pimpinan Redaksi media cetak KpK News saat ditemui di kediamannya di Jalan Pelelangan Ikan, Kelurahan Tekolabbua, Kamis (19/6/2025).
Menurut Anwar, kegiatan itu dinilai membebani anggaran desa secara tidak tepat. Setiap desa disebutkan diminta menyetor dana sebesar Rp 5 juta untuk mengikuti retret.
“Anggaran yang cukup besar dikeluarkan oleh kepala desa, yakni Rp 5 juta per desa. Jumlah desa di Kabupaten Pangkep ada 65, jadi total anggaran jika semua ikut mencapai Rp 325 juta,” kata Anwar.
“Uang sebanyak itu akan jauh lebih bermanfaat jika dialihkan untuk membantu masyarakat miskin atau dijadikan anggaran bedah rumah. Apalagi, Kabupaten Pangkep ini masuk kategori daerah termiskin,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pangkep, Dzulfadli, membenarkan bahwa setiap peserta kegiatan dibebankan biaya sebesar Rp 5 juta.
“Biaya tersebut untuk kebutuhan baju perlengkapan peserta selama kegiatan, jasa narasumber pelatih, pendamping panitia, serta kebutuhan lainnya,” ujar Dzulfadli dikutip dari Sudut Baca.
Namun, Dzulfadli menegaskan bahwa keikutsertaan dalam program tersebut bersifat sukarela, bukan kewajiban.
“Program ini tidak bersifat wajib,” tandasnya.
(red)*





















