TARGET BERITA.com, Pangkep, 20 Juni 2025 — Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Ir. H. A. Sudirman Sulaiman, ST, resmi membuka kegiatan Orientasi Kepemimpinan Kepala Desa se-Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dalam sebuah upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Balai Diklat Hutan Lindung, Desa Tabo-Tabo, Kecamatan Bungoro, Jumat (20/6/2025).
Upacara pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan orientasi yang akan berlangsung hingga 22 Juni 2025. Sebanyak 59 kepala desa dari total 65 desa di Pangkep mengikuti program ini. Enam peserta lainnya berhalangan hadir karena alasan ibadah haji, sakit, dan keperluan keluarga.
Gubernur Sulsel bertindak sebagai inspektur upacara, dengan Lettu Inf. Mukarram dari Kodim 1421/Pangkep sebagai komandan upacara dan Kapten Kav. Daniel sebagai perwira upacara.
Turut hadir sejumlah tokoh penting dan pejabat, di antaranya Bupati Pangkep Dr. H. Muh. Yusran Lalogau, S.PI, M.Si, Wakil Bupati Drs. Abd. Rahman Assagaf, MI.Kom, Ketua DPRD Pangkep H. Abd. Haris Gani, S.Sos, serta jajaran DPRD, OPD, TNI-Polri, dan tokoh masyarakat. Hadir pula Kepala Dinas PMD Sulsel Muh. Saleh, Kepala Dinas Kominfo Sulsel Andi Winarno, dan anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Fraksi Golkar, H. Sofyan, SE.
Dalam laporannya, Bupati Pangkep menyoroti progres pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, yang saat ini sudah mencapai 83 unit yang tengah mengurus legalitasnya di hadapan notaris. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkuat karakter para kepala desa sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, serta menyelaraskan program desa dengan kebijakan pusat maupun daerah.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya kegiatan orientasi ini sebagai momentum membangun solidaritas antarkepala desa dan memperkuat fungsi kepemimpinan di tingkat desa.
“Saya berharap setelah orientasi ini ada perubahan nyata, terutama dalam hal solidaritas antar-kepala desa. Kepala desa harus menjadi garda terdepan dalam menjalankan program pemerintah secara cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.
Orientasi ini diharapkan mampu menjadi wadah penyegaran kepemimpinan dan membangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah desa, kabupaten, dan provinsi dalam mendorong pembangunan di Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Pangkep.
(Anwar Bro)





















