TARGET-BERITA.com, Makassar, 22 September 2025 – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar menghadirkan ruang diskusi kreatif melalui kegiatan Bazar Café bertema “Membangun Pola Pikir Kritis dari Ke-Aksi untuk Pertanian Berkelanjutan.” Acara ini digelar di Titik Singgah Coffee pada Senin malam (22/9), mulai pukul 20.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari Road to Sekolah Advokasi yang diinisiasi BEM Fakultas Pertanian sebagai wadah membangun tradisi intelektual dan advokasi mahasiswa. Dengan konsep café discussion, peserta diajak mengupas isu-isu strategis pertanian secara santai namun serius, sembari mengasah kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan menyampaikan gagasan.
Acara yang dihadiri mahasiswa lintas prodi, pengurus organisasi kemahasiswaan, Unit Kegiatan Mahasiswa, hingga tamu undangan ini berlangsung interaktif. Berbagai perspektif mengalir, menghasilkan gagasan segar seputar tantangan dan peluang pertanian berkelanjutan di era modern.
Ketua BEM Fakultas Pertanian, Rilian Cahya Mutmainna, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah persiapan penting menuju Sekolah Advokasi.
“Bazar Café bukan sekadar ngopi santai, tapi ruang tumbuh pola pikir kritis. Mahasiswa pertanian harus berani bicara, menganalisis masalah, lalu menawarkan solusi. Dari ke-aksi inilah kita menyiapkan diri untuk advokasi yang nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam advokasi mahasiswa. “Pertanian berkelanjutan bukan hanya soal teknologi, tapi juga keberpihakan pada petani, lingkungan, dan ketahanan pangan bangsa. Itu yang kita perjuangkan bersama,” tambahnya.
Acara ditutup dengan refleksi bersama, di mana peserta menyampaikan pandangan kritis sekaligus harapan agar Bazar Café dapat menjadi agenda rutin sekaligus pintu menuju Sekolah Advokasi BEM Fakultas Pertanian Unismuh Makassar. (Saiful)























