TARGET-BERITA.com, PANGKAJENE – Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan menggelar pelatihan IT dan keamanan siber bagi pelaku UMKM di SMA Muhammadiyah Pangkajene, Sabtu (13/12/2025).
Kegiatan ini diikuti pedagang, mahasiswa, siswa, dan akademisi yang sedang atau berencana menjalankan usaha kecil-menengah dari berbagai latar belakang.
Ketua Majelis Ekonomi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pangkep,Dr. Syamsu A. Gaffar, membuka acara dengan menekankan urgensi adaptasi teknologi.
“Kalau kita tidak mengikuti perkembangan IT, pasti terguruk. Lihat ojek abang di Jakarta hampir mati, pasar kampung yang dulu ramai kini sepi seperti hukuman. Meski paham IT, masih ada risiko keamanan cyber yang harus dimengerti untuk kontinuitas usaha,” tegasnya.
Ia mengajak peserta, termasuk ibu-ibu PKK yang aktif berbisnis online, memaksimalkan pelatihan dan rajin bertanya. “Orientasi kita ke keamanan cyber. Insyaallah kegiatan ini punya kontribusi besar bagi keberlanjutan usaha kita,” tambah Samsu.
Pemateri pelatihan, Wahriyadi, ST., MM, menjelaskan program nasional ini didanai Google Wallet dengan 10 wilayah prioritas di Indonesia, termasuk Sulsel yang ditargetkan edukasi 2000 orang oleh 5 trainer. “Sejak dua bulan lalu kami bergerak meski dukungan dana terbatas Rp50.000 untuk konsumsi dan transport. Saya hubungi Pak Ahmad sebulan lalu via Pak Rosmilang untuk fasilitasi bertemu pelaku UMKM di Makassar, Maros, Gowa,” ungkapnya sambil dorong silaturahmi bisnis antar-Majelis Ekonomi daerah.
Kepala SMA Muhammadiyah Pangkajene, Irwan Mustafa, S.Pd., MM, mengapresiasi sekolahnya dijadikan venue. “Kami berterima kasih peserta dari berbagai background hadir. Pedagang, mahasiswa, siswa, akademisi—semua punya potensi UMKM,” ujarnya.
Pelatihan ini diharapkan jadi langkah awal UMKM Muhammadiyah Pangkep tak tertinggal era digital, sekaligus perkuat jejaring ekonomi umat di Sulawesi Selatan serta meningkatkan keamanan data dari serangan penipuan (Saiful)





















